jump to navigation

Besakih-Kintamani Januari 7, 2009

Posted by bulanbugilbulat in puisi.
trackback

Menyusuri kabut di jalan sepi

Menerobos hutan-hutan dalam derum truk pengangkut pasir

Siapa yang bertanya tentang luka?

Wajah-wajah tersamarkan oleh teriakan-teriakan yang bergema

Embun pun luruh menjadi keheningan yang abadi

Oleh bidadari-bidadari yang terpahat di dinding, tebing dan rasa sunyi

liburan-akhir-tahun-2008-1281

Komentar»

1. kenuzi50 - Januari 7, 2009

mampir bentaran aja………… pengen kenal nih.

2. bulanbugilbulat - Januari 7, 2009

thanks, aku rofiqi wartawan di bali. kontributor tempo dll

3. men bani - Januari 29, 2009

mantabbbb, pak. salam kenal…


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.