<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>blirofiqikini</title>
	<atom:link href="http://blirofiqikini.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blirofiqikini.wordpress.com</link>
	<description>Hotnews from Bali and Rofiqi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Feb 2010 20:38:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='blirofiqikini.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/2e1111b46d079b2fdcd77da1a39bf64a?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>blirofiqikini</title>
		<link>http://blirofiqikini.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://blirofiqikini.wordpress.com/osd.xml" title="blirofiqikini" />
	<atom:link rel='hub' href='http://blirofiqikini.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Jalan Tiada Ujung</title>
		<link>http://blirofiqikini.wordpress.com/2010/02/02/jalan-tiada-ujung/</link>
		<comments>http://blirofiqikini.wordpress.com/2010/02/02/jalan-tiada-ujung/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 20:38:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bulanbugilbulat</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blirofiqikini.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Membelah Sunyi Jalan-jalan Berkabut<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=34&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Membelah Sunyi Jalan-jalan Berkabut</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blirofiqikini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blirofiqikini.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blirofiqikini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blirofiqikini.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blirofiqikini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blirofiqikini.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blirofiqikini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blirofiqikini.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blirofiqikini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blirofiqikini.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blirofiqikini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blirofiqikini.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blirofiqikini.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blirofiqikini.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=34&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blirofiqikini.wordpress.com/2010/02/02/jalan-tiada-ujung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fab48db9a5326716a955ea8f5bdd8c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bulanbugilbulat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Terorisme, Gandhi dan Anak Saya</title>
		<link>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/30/terorisme-gandhi-dan-anak-saya/</link>
		<comments>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/30/terorisme-gandhi-dan-anak-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 02:11:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bulanbugilbulat</dc:creator>
				<category><![CDATA[My Family]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blirofiqikini.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[KATAKAN TIDAK PADA KEKERASAN     Hari ini anak saya yang kedua berulangtahun yang ke-6. Namanya Ade Gita Ahimsa.  Anak itu sepertinya akan tinggi besar dan tentu saja ganteng seperti bapaknya (narcis!).  Tapi bagian yang paling saya suka adalah kisah dibalik nama yang saya berikan itu. Begini ceritanya. Dia itu lahir saat saya sedang sibuk-sibuknya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=28&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">KATAKAN TIDAK PADA KEKERASAN</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><img class="alignleft size-full wp-image-30" title="dede-ultah-21" src="http://blirofiqikini.files.wordpress.com/2009/01/dede-ultah-21.jpg?w=460" alt="dede-ultah-21"   /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Hari ini anak saya yang kedua berulangtahun yang ke-6. Namanya Ade Gita Ahimsa.<span>  </span>Anak itu sepertinya akan tinggi besar dan tentu saja ganteng seperti bapaknya (narcis!).<span>  </span>Tapi bagian yang paling saya suka adalah kisah dibalik nama yang saya berikan itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Begini ceritanya. Dia itu lahir saat saya sedang sibuk-sibuknya meliput penangkapan dan penyidikan kasus bom Bali di awal tahun 2003. Hari demi hari, saya mesti nongkrongin Polda Bali,Kejaksaan dan sebisa mungkin menguntit kemanapun para bomber itu dibawa polisi. <span> </span>Dari tokoh utama – Imam Samudera, Amrozi, Ali Gufron- hingga para pemeran pembantunya. Nah, setiap kali <span> </span>mereka bertemu wartawan, khususnya Imam Samudera, <span> </span>bisa dipastikan mereka akan meneriakkan takbir “Allahu Akbar, Allahu Akbar “<span>  </span>dengan bersemangatnya. <span> </span>Dalam kilatan blits fotografer dan suara wartawan yang berebut meluncurkan pertanyaan, mereka seakan<span>   </span>merasa mendapat panggung untuk menyatakan diri sebagai pahlawan yang memperjuangkan sebuah kebenaran.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Bagi saya teriakan itu menghadirkan sebuah dilema besar . Sebagai seorang yang lahir dan dibesarkan di kalangan santri,<span>  </span>takbir<span>  </span>adalah seruan yang luar biasa bagi saya. Dalam tradisi saya itu, takbir adalah sebuah seruan yang suci dan menggetarkan. Pikiran dan perasaan<span>  </span>seolah dapat terhipnotis untuk menyatu dengan konsep abstrak tentang sesuatu yang<span>  </span>Maha Besar dan agung.<span>  </span>Mungkin karena pembiasaan yang terus menerus<span>   </span>dilakukan bahkan sejak kelahiran saya.<span>  </span>Dalam tradisi agama saya, Islam,<span>  </span>adzan dimana takbir adalah bagian penting di dalamnya adalah suara pertama yang diperdengarkan kepada bayi yang baru lahir. Di masa lalu bahkan saya adalah seorang Muadzin (orang yang menyurakan adzan- panggilan Sholat) karena bapak saya adalah seorang imam di masjid yang tepat berada di depan rumah saya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;"><span> </span>Maka bagi saya, teriakan para teroris seperti sebuah seruan untuk membangkitkan masa lalu saya. Meskipun masa itu sudah lewat sangat lama, tapi sel-sel ingatan saya sebagian tentu masih menyimpannya. Belum lagi jaringan keluarga dan kerabat yang hingga kini masih berada dalam tradisi itu.<span>  </span>Seruan itu seperti ajakan untuk mengidentifikasikan kembali sebentuk romantisme masa lalu tentang keyakinan yang<span>  </span>membedakan hitam dan putih. Keyakinan yang pernah ditanamkan sangat dalam di hati saya. (Karena itu sampai sekarang saya selalu khawatir dengan tayangan Televisi yang berulang-ulang menampilkan mereka terutama saat meneriakkan takbir karena saya yakin banyak orang yang bisa mengalami getaran batin seperti saya).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Di sisi lain, keterlibatan dalam peliputan peledakan bom Bali sejak hari pertama, telah memberi saya guncangan yang luar biasa. Menyaksikan mayat-mayat berserakan, suara tangis dan erangan, jasad yang hangus terbakar ditambah wawancara dengan para janda, anak-anak yatim yang sebagian juga adalah muslim telah menorehkan luka bagi diri saya. Saya sungguh tak bisa membayangkan manusia dengan keyakinan macam apa yang sanggup melakukan perbuatan dengan akibat semacam itu. Siapapun sasaran mereka yang sebenarnya, perbuatan itu sungguh terkutuk dan tak bisa dimaafkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Maka setiap kali bertemu dengan mereka,<span>  </span>pertarungan<span>  </span>antara masa lalu dan kekinian saya terjadi. Di ruang pikiran, perasaan dan nurani saya. <span> </span>Seringkali saya mengalami demam karena sentiment masa lalu. Tapi sekaligus benci karena bayangan darah yang menggenangi kenangan itu. Yang lebih buruk lagi adalah keyakinan saya yang goyah. Munculnya pertanyaan-pertanyaan besar yang berujung pada keraguan, adakah<span>  </span>saya dibesarkan <span> </span>dalam tradisi yang salah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Tetapi semakin jauh saya semakin sadar. Para terpidana itu sama sekali tidak mewakili tradisi dan keyakinan saya. Mereka telah ‘menunggangi” simbol dan ekspresi itu.<span>  </span>Kaum sempalan yang menegakkan keyakinan dengan kekerasan. Lebih buruk lagi karena menyatakan perang di daerah<span>  </span>damai.<span>  </span>Baiklah, saya sebut, mereka adalah orang-orang yang sakit . Orang-orang yang dihantui oleh memori <span> </span>akan<span>  </span>perang di Afghanistan, Irak dan Palestina lalu memindahkannya ke tempat yang salah. <span> </span>Kelompok inferior yang merasa keyakinannya disudutkan padahal keterpinggiran itu<span>  </span>karena kesalahan mereka sendiri yang dihinggapi watak megalomania dalam kenyataan yang serba kekurangan. Ditambah pikiran yang tertutup serta kemalasan melihat sisi kebaikan kelompok lain yang berbeda dengan mereka. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Ketika anak saya lahir , saya merasa perlu menegaskan posisi saya itu. Karena itu saya pilih nama Ahimsa (Tidak Membunuh atau Anti Kekerasan).<span>  </span>Ini adalah ajaran Mahatma Gandhi yang saya sukai. Rangkaian nama itu bertambah dengan Gita. Ini sebetulnya adalah pesanan dari Kakak ipar saya, yang meminta nama depan ibu dari istri saya (ruwet deh) Gito Prayitno<span>  </span>digunakan jadi nama keluarga. Tapi bagus juga karena Gita bisa berarti kidung /nyanyian suci . </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Bila disambung<span>  </span><span> </span>nama itu menjadi Gita<span>  </span>Ahimsa dan<span>  </span>bisa diartikan menjadi “Kidung Anti kekerasan atau Kidung Perdamaian”. Adapun nama “Ade” adalah plesetan dari kata adik untuk menandai bahwa dia mempunyai seorang kakak. (Kakaknya itu bernama Fatima Gita Elhasni, suatu hari saya akan bercerita mengenai rahasia dibalik nama itu).<span>   </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Calibri;">Saya berharap suatu hari anak saya akan bangga membaca tulisan ini. Sekarang dia baru bangga karena ada artis cantik bernama Gita Gutawa. “Jadi dia itu saudara kita ya pa?”, tanyanya. “Ya iyalah,” jawab saya mantap!. <span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Catatan :</span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">1.</span><span style="font:7pt &quot;">       </span></span></span><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Tulisan ini dibuat pada 27 Januari 2009</span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;">2.Santri adalah kategori sosial yang digunakan Clifford Geertz, seorang antropolog, untuk menyebut satu kelompok dalam masyarakat Jawa pada tahun 50-an yang orientasi religiusitasnya adalah pada symbol dan ritual Islam. Pilahan lainnya adalah kelompok Priyayi yang mensinkretisasikan Islam dengan ajaran Kejawen serta kelompok abangan yang cenderung kepada ajaran Kejawen sepenuhnya. Ajaran kejawen itu misalnya kepercayaan pada klenik, jampi-jampi, dukun, <span> </span>dll.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blirofiqikini.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blirofiqikini.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blirofiqikini.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blirofiqikini.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blirofiqikini.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blirofiqikini.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blirofiqikini.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blirofiqikini.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blirofiqikini.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blirofiqikini.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blirofiqikini.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blirofiqikini.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blirofiqikini.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blirofiqikini.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=28&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/30/terorisme-gandhi-dan-anak-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fab48db9a5326716a955ea8f5bdd8c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bulanbugilbulat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blirofiqikini.files.wordpress.com/2009/01/dede-ultah-21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dede-ultah-21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kontroversi Investasi di Danau Buyan</title>
		<link>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/27/kontroversi-investasi-di-danau-buyan/</link>
		<comments>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/27/kontroversi-investasi-di-danau-buyan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2009 17:42:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bulanbugilbulat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Behind The Lines]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blirofiqikini.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Asyiknya Bertengkar Sambil Menunggu Buyan Hilang   Ups. Firasat saya ternyata benar. Ketika 2 pekan lalu, SMS dari Mbak Santi , staf Humas Pemda Propinsi Bali melayang ke HP saya, feeling saya langsung berkata, bakalan terjadi kontroversi berkepanjangan  mengenai danau buyan. SMS itu memberi tahu, pada hari jum’at itu bakal ada paparan PT Anantara mengenai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=24&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Asyiknya Bertengkar Sambil Menunggu Buyan Hilang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><img class="alignleft size-full wp-image-25" title="Demoo Walhi Tolak Investasi di Buyan" src="http://blirofiqikini.files.wordpress.com/2009/01/demo-walhi-bali-tlak-privatisasi-danau-buyan-2.jpg?w=460&#038;h=345" alt="Demoo Walhi Tolak Investasi di Buyan" width="460" height="345" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Ups. Firasat saya ternyata benar. Ketika 2 pekan lalu, SMS dari Mbak Santi , staf Humas Pemda Propinsi Bali melayang ke HP saya, feeling saya langsung berkata, bakalan terjadi kontroversi berkepanjangan <span> </span>mengenai danau buyan. SMS itu memberi tahu, pada hari jum’at itu bakal ada paparan PT Anantara mengenai rencana investasi di danau Buyan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Firasat itu makin kuat ketika dengan bersemangat saya berusaha menerobos masuk ke ruangan pertemuan pada pagi harinya.<span>  </span>Disitu sudah ada <span> </span>Gubernur Made Mangku Pastika (MMP) bersama staf lengkap dan Bupati Buleleng , tapi baru saja saya mencoba melangkah ke pintu seraya bertanya kepada Pak Putu Suardika<span>  </span>(sekarang Kepala Biro Humas),” bisa diliput khan?”. Pak Putu langsung menjawab,” enggak, enggak nanti saja!” sergah dia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Dan yang harus terjadi kemudian terjadilah.<span>  </span>Kita semua tahu , hari-hari ini bola terus ditendang kalangan anti investasi dengan berbagai alasan. <span> </span>Sasarannya jelas. MMP <span> </span>diminta untuk menolak rencana investasi. Investasi dipandang bakal merusak lingkungan danau dan merusak kesuciannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:small;font-family:Calibri;">Saya tak mau berdebat soal itu. Tapi menurut saya, semua kontroversi sudah kehilangan konteks<span>  </span>persoalan yang sebenarnya. Konteks yang tepat untuk soal ini<span>  </span>adalah <span> </span>nasib<span>  </span>danau Buyan yang akan hilang terlepas dari<span>  </span>ada atau tidaknya investasi. Soal ini sayangnya hanya lamat-lamat saja disuarakan MMP. <span> </span>Dalam satu wawancara dia menyebut, 10 tahun lagi danau bisa hilang. Saat ini danau telah menyusut 60 ha. Tidak ada elaborasi atau penjelasan apapun untuk mempertegas persoalan ini.<span>   </span>Padahal inilah PERSOALAN BESARNYA.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Soal ini saya mencoba menelusuri dari sumber yang lain. Wawancara seorang teman dengan Pusat penelitian Lingkungan Hidup Unud mengungkap data<span>  </span>Danau Buyan yang<span>  </span>kini memiliki luas<span>  </span>478,33 hektar telah mengalami penurunan permukaan sebanyak 5 meter pada periode 2003 – 2005. Memasuki tahun 2006, kondisi tinggi muka air danau makin menunjukkan penurunan yang signifikan. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Ada tiga faktor penyebab turunnya muka air danau buyan. Yakni,<span>   </span>curah hujan yang sangat rendah dalam 5 tahun terakhir . Curah hujan di kawasan danau pada musim kemarau biasanya mencapai rata-rata 70 mili meter per bulan. Namun sejak tahun 2002, curah hujan di musim kemarau bisa hanya sekitar 0-5 mili meter. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Penurunan muka air danau juga dipengaruhi oleh alih fungsi lahan di sekitar danau. Kebun kopi yang memiliki fungsi resapan air yang sangat tinggi misalnya, kini beralih menjadi pertanian sayuran. Luasan kebun kopi di kawasan sekitar danau buyan pada 2003 hanya tersisa 14,32 hektar, dibandingkan tahun 1981 lalu yang mencapai 118,34 hektar. Selain itu, tercatat luas pemukiman sekitar danau meningkat dari hanya 58,06 hektar tahun 1981 menjadi 86,10 hektar pada 2003.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Kini konteks persoalan sudah menyempit <span> </span>ke soal investasi. Dan saya tahu, untuk soal ini ada banyak trauma di kalangan aktivis lingkungan terhadap proyek-proyek pariwisata. Bagi mereka moratorium atau penghentian sementara pembangunan adalah jawabannya. Meski moratorium jelas bukan jawaban untuk pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja. Juga <span> </span>seringkali juga bukan<span>  </span>pemecahan masalah bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi proyek. (Bagaimana pula dengan kondisi danau saat ini? Siapa yang mau mengeruk ulang? Siapa yang mempertahankan perkebunan kopi?)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Karena konteks persoalan yang tidak tepat, arah kontroversi pun telah kehilangan relevansinya. Apa gunanya menolak investasi kalau danau Buyan tetap <span> </span>akan hilang juga. Well,<span>  </span>menyuarakan penolakan <span> </span>tentu jauh lebih mudah dibanding benar-benar harus turun tangan <span> </span>menyelamatkan danau itu. Isu ini bahkan sudah diboncengi oleh suasana menjelang pemilu<span>  </span>dimana para politisi ingin memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengkampanyekan dirinya. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Pembicaraan sebenarnya harus <span> </span>lebih terarah pada upaya pemecahan masalah itu. MMP menyatakan sedang melakukan kajian dari sisi budaya, sosial, ekonomi, dll.<span>  </span>Saya berharap hasil kajian secepat mungkin dikeluarkan dan bukan hanya menyangkut tawaran investasi PT Anantara . Hasil itu mestinya berawal dari pemetaan yang kongkrit mengenai kondisi tata ruang, ekonomi dan sosial budaya di wilayah itu serta masalahnya ke depan. Lalu , sejumlah solusi yang komprehensif <span> </span><span> </span>hingga ke masalah tehnis pembiayaan bisa ditawarkan. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Investasi hanya salah-satu alternatif <span> </span>.(saya berharap PT Anantara akan<span>  </span>diberi kesempatan untuk melakukan presentasi terbuka kepada public mengenai rencananya hingga soal skema pembiayaannya. Disitu akan bisa dinilai, apakah yang mereka lakukan benar-benar langkah<span>  </span>penyelamatan. Juga soal skema pembiayaan itu, jangan sampai konsesi pengelolaan lahan kemudian digadaikan lagi ke pihak lain). Mungkin kita juga harus mendengar suara masyarakat di sekitar danau.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">MMP benar ketika menyatakan, “Mari kita dengar dulu”. Sayang , dia belum mendorong agar bukan hanya kalangan pejabat yang mendengar , tapi seluruh masyarakat Bali harus diberi hak yang sama. Kenyataannya, bahkan wartawan pun tak boleh meliput langsung paparan PT Anantara itu. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Tanpa keterbukaan itu, gelindingan masalah akan tetap berporos pada penolakan investasi. Jaminan MMP bahwa dia akan tetap mempertahankan lingkungan dan peka terhadap masalah kesucian akan sulit diterima. Apriori terus terpupuk tanpa kejelasan masalah dan langkah untuk memecahkannya. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Apalagi di era dimana histeria demokrasi belum usai sepenuhnya. Histeria yang seringkali membuat orang melupakan prosedur komunikasi yang sehat.Yakni untuk melakukan konfirmasi dan check and re-check sebelum menanggapi. <span> </span>Sekarang semua orang bicara dengan sudut pandang mereka sendiri atau sudut pandang yang disodorkan media tanpa melakukan pengechekan akan kebenarannya. <span> </span>Kini <span> </span>orang suka bicara dengan bahasa yang ekstrim dan hitam putih seolah mereka yang paling benar. Esensi demokrasi sebagai ruang tawar menawar ide dan gagasan <span> </span>telah disabotase sebagai alat untuk mengukuhkan eksistensi diri. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;margin:0;"><span style="font-family:&quot;"><span style="font-size:small;">Heeemmmmmmmmmm. Tiba-tiba kepala saya mengalami pusing sebelah.<span>  </span>Mungkin karena saya merasa pendapat saya yang paling benar juga, hiks..cape deh.</span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blirofiqikini.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blirofiqikini.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blirofiqikini.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blirofiqikini.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blirofiqikini.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blirofiqikini.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blirofiqikini.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blirofiqikini.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blirofiqikini.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blirofiqikini.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blirofiqikini.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blirofiqikini.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blirofiqikini.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blirofiqikini.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=24&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/27/kontroversi-investasi-di-danau-buyan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fab48db9a5326716a955ea8f5bdd8c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bulanbugilbulat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blirofiqikini.files.wordpress.com/2009/01/demo-walhi-bali-tlak-privatisasi-danau-buyan-2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Demoo Walhi Tolak Investasi di Buyan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menuju One Island Management</title>
		<link>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/11/gubernur-ambil-alih-sumbangan-pajak/</link>
		<comments>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/11/gubernur-ambil-alih-sumbangan-pajak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 20:07:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bulanbugilbulat</dc:creator>
				<category><![CDATA[hotnews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blirofiqikini.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Gubernur Ambil Alih Sumbangan Pajak Hotel Restoran DENPASAR- Untuk menghindari konflik dan ketimpangan antar kabupaten dan kota di Bali, Pemerintah Daerah (Pemda) Bali mengambil alih pembagian sumbangan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dari Kabupaten Badung dan Denpasar. Sebelumnya, sumbangan itu diserahkan langsung kepada 6 kabupaten lain di Bali. Kesepakatan itu diambil dalam rapat koordinasi yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=19&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Gubernur Ambil Alih Sumbangan Pajak <img class="alignleft size-medium wp-image-20" title="edit-kintamani" src="http://blirofiqikini.files.wordpress.com/2009/01/edit-kintamani.jpg?w=300&#038;h=225" alt="edit-kintamani" width="300" height="225" />Hotel Restoran<br />
DENPASAR- Untuk menghindari konflik dan ketimpangan<br />
antar kabupaten dan kota di Bali, Pemerintah Daerah<br />
(Pemda) Bali mengambil alih pembagian sumbangan Pajak<br />
Hotel dan Restoran (PHR) dari Kabupaten Badung dan<br />
Denpasar. Sebelumnya, sumbangan itu diserahkan<br />
langsung kepada 6 kabupaten lain di Bali.<br />
Kesepakatan itu diambil dalam rapat koordinasi yang<br />
dipimpin Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan<br />
dihadiri Bupati <span class="yshortcuts" style="cursor:hand;border-bottom:#0066cc 1px dashed;">Gianyar</span> Tokorda Sukawati, Bupati<br />
<span class="yshortcuts">Bangli</span> Nengah Arnawa, Bupati Badung AA Gde Agung,<br />
Wakil Walikota <span class="yshortcuts">Denpasar</span> Gusti Ngurah Jayanegara dan<br />
perwakilan dari 4 kabupaten lainnya, Jum&#8217;at (10/1).<br />
&#8220;Ini adalah wujud konsep One Island Management,&#8221; sebut<br />
Pastika.<br />
Penerapannya akan dimulai pada tahun 2009 karena<br />
sumbangan PHR pada 2008 telah terlanjur dibagikan.<br />
Mengenai jumlahnya, jelas dia, ditetapkan adalah<br />
sebesar 22 % dari total PHR Badung dan 10 % dari PHR<br />
Denpasar. Sedang penerimanya adalah 6 kabupaten yakni<br />
<span class="yshortcuts" style="cursor:hand;border-bottom:#0066cc 1px dashed;">Tabanan</span>, Jembrana, <span class="yshortcuts">Singaraja</span>, Bangli, Klungkung dan<br />
<span class="yshortcuts" style="cursor:hand;border-bottom:#0066cc 1px dashed;">Karangasem</span>. Kabupaten Gianyar tidak berhak atas<br />
sumbangan itu karena dianggap sudah cukupmaju<br />
pariwisatanya meski belum dapat memberi sumbangan<br />
kepada daerah lain.<br />
Dari sumbangan Badung dan Denpasar itu, Pemda propinsi<br />
Bali akan mendapat alokasi sebesar 20 % yang akan<br />
digunakan sebagi dana promosi dan pembiayaan<br />
pengamanan Bali. Sisanya, 30 % akan dibagi rata untuk<br />
6 kabupaten sedang 50%-nya lagi akan dibagi secara<br />
proporsional. Yakni dengan melihat tingkat PHR di<br />
kabupaten itu sendiri, jumlah obyek wisata yang perlu<br />
dirawat, jumlah penduduk miskin, luas wilayah dan<br />
tingkat Produk Domestik Bruto (PDRB). Dengan<br />
pertimbangan itu, menurut Pastika, pembagian PHR akan<br />
menjadi lebih adil dan proporsional.<br />
Sebelum pola ini diterapkan, sejak tahun 2003, PHR<br />
diberikan langsung oleh Badung dan Denpasar kepada 6<br />
kabupaten tanpa memberikan jatah sedikitpun ke<br />
Provinsi bali. Setiap tahun selalu terjadi perdebatan<br />
mengenai besarannya, sementara pihak Badung dan<br />
Denpasar  merasa dana itu tidak digunakan sesuai<br />
tujuanya. Dalam kesepakatan yang baru, propinsi diberi<br />
kewenangan untuk melakukan pengawasan alokasi dana<br />
itu. &#8220;Semuanya transparan mulai dari pembagian sampai<br />
penerapannya,&#8221; sebut Pastika.<br />
Nominal sumbangan  PHR sendiri selalu berubah-ubah<br />
setiap tahunnnya sesuai dengan jumlah PHR yang<br />
dikumpulkan. Pada 2007 misalnya, jumlah PHR Badung<br />
mencapai angka Rp 410 milyar  dengan sumbangan<br />
mencapai  Rp 90,2 milyar. Adapun   Denpasar pada tahun<br />
2007 mampu mengumpulkan PHR sebesar Rp 54,5 milyar dan<br />
harus membagikan sekitar Rp 5,45 milyar.<br />
Wakil Ketua DPRD Bali IBG Surjatmadja menyebut,<br />
kesepakatan itu menguntungkan semua pihak di Bali.<br />
Pihak penerima sumbangan akan memperoleh dana sesuai<br />
dengan proporsi dan potensinya, sedang pemberi<br />
sumbangan mendapat jaminan adanya penggunaan dana<br />
secara tepat. &#8220;Dulu PHR sering digunakan kurang tepat.<br />
Misalnya, bukan untuk memperbaiki obyek wisata tapi<br />
malah untuk membeli mobil pejabat,&#8221;jelas mantan Ketua<br />
DPRD Badung itu.ROFIQI HASAN</p>
<p>     </p>
<p><!-- toctype = X-unknown --><!-- toctype = text --><!-- text --></p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blirofiqikini.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blirofiqikini.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blirofiqikini.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blirofiqikini.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blirofiqikini.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blirofiqikini.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blirofiqikini.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blirofiqikini.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blirofiqikini.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blirofiqikini.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blirofiqikini.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blirofiqikini.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blirofiqikini.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blirofiqikini.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=19&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/11/gubernur-ambil-alih-sumbangan-pajak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fab48db9a5326716a955ea8f5bdd8c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bulanbugilbulat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blirofiqikini.files.wordpress.com/2009/01/edit-kintamani.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">edit-kintamani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dari Bali ke Mahkamah Konstitusi</title>
		<link>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/07/dari-bali-ke-mahkamah-konstitusi/</link>
		<comments>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/07/dari-bali-ke-mahkamah-konstitusi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 18:08:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bulanbugilbulat</dc:creator>
				<category><![CDATA[hotnews]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blirofiqikini.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Gugatan UU Pornografi Masih Kekurangan Saksi   Rencana Komponen Rakyat Bali (KRB) untuk segera mengajukan gugatan uji materi UU Pornografi ke Mahkamah Konstitusi terpaksa tertunda. Pasalnya, mereka masih membutuhkan tambahan 17 saksi ahli sesuai dengan bidang profesi yang dinilai mengalami pelanggaran hak konstitusi karena adanya UU itu.   Koordinator KRB Gusti Ngurah Harta menyatakan, sampai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=14&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Gugatan UU Pornografi Masih Kekurangan Saksi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><img class="alignright size-full wp-image-15" title="edit-sri" src="http://blirofiqikini.files.wordpress.com/2009/01/edit-sri.jpg?w=460" alt="edit-sri"   />Rencana Komponen Rakyat Bali (KRB) untuk segera mengajukan gugatan uji materi UU Pornografi ke Mahkamah Konstitusi terpaksa tertunda. Pasalnya, mereka masih membutuhkan tambahan 17 saksi ahli sesuai dengan bidang profesi yang dinilai mengalami pelanggaran hak konstitusi karena adanya UU itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Koordinator KRB Gusti Ngurah Harta menyatakan, sampai saat ini mereka baru bisa menyiapkan 3 saksi ahli yakni Prof.Dr I Made Bandem dari kalangan budayawan, mantan hakim MK Dewa Gde Palguna dan seorang <span>  </span>pakar hukum adat. “Awalnya kita anggap sudah cukup tetapi kemudian ada informasi semua profesi yang disebut telah dirugikan harus terwakili,” ujarnya Selasa (6/1). <span lang="ES-MX">Akhirnya, rencana pengajuan pada Rabu (7/1) harus ditunda dan ditargetkan pada Kamis (15/1) nanti.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="ES-MX"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span lang="ES-MX">Adapun bidang profesi yang belum terwakili adalah dari kalangan perupa, penyanyi, kartunis, pedalangan, penari dan berbagai cabang kesenian lainnya. </span><span lang="SV">Ngurah Harta optimis, pihaknya tidak akan mengalami kesulitan karena dukungan masyarakat bali cukup merata. Awalnya, mereka hanya menunjuk 3 saksi ahli karena perhitungan efisiensi saja.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mengenai masalah pendanaan, menurutnya, masih berasal dai iuran gotong-royong pendukung KRB. Namun dia berharapa, Gubernur Bali Made Mangku Pastika<span>  </span>juga akan memberikan bantuan meski hanya dalam kapasitas perseorangan. Sejauh ini, sikap Pemda Bali dan DPRD Bali dianggap masih sejalan dengan penolakan terhadap KRB. Yakni dengan pernyataan bahwa masyarakat Bali tidak mampu melaksanakan UU itu.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Materi Judicial Review terutama terarah pada pelangaran<span>  </span>pasal UUD 1945 yang telah direvisi<span>  </span>yang menjamin kebebasan berekpresi, kebebasan individu dan kebebasan melaksanakan adat istiadat dan budaya. Masyarakat Bali juga menolak adanya diskriminasi dalam penerapan UU. ROFIQI HASAN </span></span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blirofiqikini.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blirofiqikini.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blirofiqikini.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blirofiqikini.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blirofiqikini.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blirofiqikini.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blirofiqikini.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blirofiqikini.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blirofiqikini.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blirofiqikini.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blirofiqikini.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blirofiqikini.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blirofiqikini.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blirofiqikini.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=14&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/07/dari-bali-ke-mahkamah-konstitusi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fab48db9a5326716a955ea8f5bdd8c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bulanbugilbulat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blirofiqikini.files.wordpress.com/2009/01/edit-sri.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">edit-sri</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Besakih-Kintamani</title>
		<link>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/07/besakih-kintamani/</link>
		<comments>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/07/besakih-kintamani/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 02:05:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bulanbugilbulat</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blirofiqikini.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Menyusuri kabut di jalan sepi

Menerobos hutan-hutan dalam derum truk pengangkut pasir

Siapa yang bertanya tentang luka?

Wajah-wajah tersamarkan oleh teriakan-teriakan yang bergema

Embun pun luruh menjadi keheningan yang abadi

Oleh bidadari-bidadari yang terpahat di dinding, tebing dan rasa sunyi<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=3&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyusuri kabut di jalan sepi</p>
<p>Menerobos hutan-hutan dalam derum truk pengangkut pasir</p>
<p>Siapa yang bertanya tentang luka?</p>
<p>Wajah-wajah tersamarkan oleh teriakan-teriakan yang bergema</p>
<p>Embun pun luruh menjadi keheningan yang abadi</p>
<p>Oleh bidadari-bidadari yang terpahat di dinding, tebing dan rasa sunyi</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-6" title="liburan-akhir-tahun-2008-1281" src="http://blirofiqikini.files.wordpress.com/2009/01/liburan-akhir-tahun-2008-1281.jpg?w=460" alt="liburan-akhir-tahun-2008-1281"   /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blirofiqikini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blirofiqikini.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blirofiqikini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blirofiqikini.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blirofiqikini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blirofiqikini.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blirofiqikini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blirofiqikini.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blirofiqikini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blirofiqikini.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blirofiqikini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blirofiqikini.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blirofiqikini.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blirofiqikini.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=3&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/07/besakih-kintamani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fab48db9a5326716a955ea8f5bdd8c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bulanbugilbulat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blirofiqikini.files.wordpress.com/2009/01/liburan-akhir-tahun-2008-1281.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">liburan-akhir-tahun-2008-1281</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Halo dunia!</title>
		<link>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/07/Halo-Dunia/</link>
		<comments>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/07/Halo-Dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 01:38:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bulanbugilbulat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=1&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blirofiqikini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blirofiqikini.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blirofiqikini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blirofiqikini.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blirofiqikini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blirofiqikini.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blirofiqikini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blirofiqikini.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blirofiqikini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blirofiqikini.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blirofiqikini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blirofiqikini.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blirofiqikini.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blirofiqikini.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blirofiqikini.wordpress.com&amp;blog=6077612&amp;post=1&amp;subd=blirofiqikini&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blirofiqikini.wordpress.com/2009/01/07/Halo-Dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8fab48db9a5326716a955ea8f5bdd8c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">bulanbugilbulat</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
